Sadis  Oknum Anggota Polisi Menembak Mati Oknum TNI AD Aktif Yang Selingkui   Istrinya

oleh manager
Bagikan berita ini

 

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe di Jeneponto.

Makasar. Jenderalnews.com  –  Kodim 1425 Jeneponto langsung turun tangan menenangkan personelnya. Mereka meyakinkan penembakan terhadap oknum anggota TNI murni masalah pribadi.

Korban penembakan berinisial Serda HS (46). Dia bertamu malam Jumat ke rumah perempuan berinisial HI. Perempuan itu adalah istri anggota Polrestabes Makassar berinisial Bripka HN (47).

Selepas tugas, Bripka HN pulang ke Jeneponto. Tiba di rumah sekitar pukul 22.00 wita pada Kamis malam (14/5/2020). Ternyata, dia mendapati tamu pria dalam kegelapan karena seluruh lampu dimatikan.

Kepala Staf Kodim 1425 Jeneponto, Mayor Arfad mengaku belum banyak tahu kasus itu. Dia hanya mendapat informasi dari intelijen dan kepolisian.

Saat ditanya apakah ada hubungan asmara antara Serda HS dengan HI, dia membenarkannya. “Sekitar 20 tahun lalu,” ujarnya singkat.

“Berarti CLBK (cinta lama bersemi kembali) ini Komandan?” tanya wartawan, Jumat (15/5/2020).

“Ya begitulah informasi yang kami peroleh,” jawab Kasdim.

Dia menyerahkan proses hukum kepada kepolisian. Kodim Jeneponto hanya berusaha mencegah dampak lain dari kasus ini.

Sementara Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe memastikan pelaku akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sudah diperika di Polda dan sudah ditahan. Pelaku kena tindak pidana umum dan kode etik kepolisian,” kata Kapolda kepada wartawan di Jeneponto, Jumat (15/5/2020).

Sebelumnya diberitakan, Brigadir Kepala (Bripka) HN (47) memuntahkan lima butir peluru, Jumat malam (14/5/2020). Tiga di antaranya mengenai seorang tentara yang kepergok tidur-tiduran bareng istri HN.

Korban berinisial Sersan Dua (Serda) HS (46) bersimbah darah di lantai rumah HN di Jeneponto. Peluru menembus lutut kanan, lutut kiri, dan dada sebelah kanan.

 

Berita Lainnya untuk Anda

Tinggalkan Komen