Ketua Dpc Gercin Kabupaten Merauke Apresiasi Kapolres AKBP Ir Ahmad Untung Surianata M.hum

oleh manager
Bagikan berita ini

Merauke (Jenderalnews.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Cnta Indonesia ( Dpc  Gercin  ) Kabupaten Merauke Norbertha Silpa Udam memberikan apresiasi kepada Kapolres Kabupaten Merauke AKBP Ir Ahmad Untung Surianata M HUM dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum kabupaten Merauke Provinsi Papua,” Katanya  usai audiensi dengan kapolres  belum lama ini.

Lebih lanjut Norbertha mengatakan bahwa,” Pak Kapolres Merauke sangat dekat dengan rakyat dan juga sangat kreatif dalam menyelesaikan persoalan – persoalan yang ada di kabupaten merauke oleh sebab itu Pak Kapolres layak di berikan apresiasi,”katanya

Norbertha juga berharap agar supaya  semua komponen anak  bangsa yang ada di  Kabupaten Merauke kiranya dapat bersama – sama menjaga kamtipmas yang ada, sebab  persoalan kamtipmas bukannya tanggung  jawab TNI dan POLRI  saja tapi tanggung jawab kita semua sebagai warga Negara yang baik.

“ Dpc Gercin  kabupaten Merauke akan bermitra denga TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Merauke guna menjaga stabilitas politik dan keamanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi masyarkat di tengah – tengah pandemi Covid 19 ”

Sementara itu Kapolres  Merauke AKBP Untung Sangaji mengakui saat ini 12 orang teroris yang ditangkap Densus 88 di Merauke sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Memang benar saat ini 12 orang teroris sudah dijadikan tersangka dan dalam waktu dekat dibawa keluar Merauke,” kata AKBP Untung, Jumat (11/6).

Dia mengakui semua tersangka teroris akan diterbangkan ke Jakarta, namun belum dipastikan waktunya dan saat ini masih melakukan berbagai persiapan pemindahannya. “Selain teroris yang ditangkap di Merauke, juga akan dibawa ke Jakarta yang ditangkap di Makassar,” jelas AKBP Untung.

Teroris yang ditangkap di Merauke saling terkait, bahkan ada beberapa yang terlibat langsung dalam aksi bom bunuh diri yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk yang terjadi di bulan Januari lalu di Makassar, kata Untung Sangaji yang dihubungi dari Jayapura. Ketika ditanya inisial para teroris yang ditangkap di Merauke, AKBP Sangaji menegaskan tidak bisa diungkap ke publik karena kasusnya masih terus dikembangkan. “Sabar ya karena anggota masih berupaya melakukan pembersihan di Merauke hingga tidak tertutup kemungkinan akan bertambah,” harap AKBP Untung Sangaji.

Densus 88 dibantu Brimob Polda Papua sejak 28 Mei lalu diseputar Merauke, menangkap puluhan terduga teroris kelompok Anshor Dallas beserta barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam dan bahan berbahaya. ( Arief)

 

Berita Lainnya untuk Anda

Tinggalkan Komen