Buka Puasa Bersama Insan Pers Di Tanah Papua : HYU Apresiasi Sikap Tegas Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan

oleh manager
122 tampilan
Bagikan berita ini

Jayapura ( Jenderalnews.com) –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia  ( Dpn Gercin Indonesia ) HYU sapaan akrab dari Hendrik  Yance Udam

Saat melakukan buka puasa bersama dengan Insan Pers di Tanah Papua bertempat di Hotel Horison Padang Bulan sabtu tanggal 30 Maret 2024

Pada kesempatan tersebut HYU  mengajak masyarkat Papua untuk menjaga kedamaian di Tanah Papua  agar tetap kondusif

Dan jangan terpengaruh dengan isu – isu sesat yang segaja di panas panaskan untuk membuat gejolak politik sehingga membuat Tanah Papua memberah dan terbakar dengan demonstrasi – demonstrasi yang anarkis, sehingga dapat merusak persatuan dan kesatuan sesama anak Bangsa dari Sabang sampai Merauke, yang mendiami Bumi Cenderawasih. terlebih khusus masyarakat Adat Papua.

Tanah Papua tidak boleh di rusak oleh oknum – oknum tertentu dengan memanfaatkan isu – isu Papua untuk kepentingan pribadi kelompok bahkan kepentingan asing yang ingin mengelola Papua dalam konflik politik yang berkepanjangan sehingga membuat rakyat yang ada di Tanah Papua menderita, sengsara kelaparan dan  menjadi asing di Tanahnya sendiri yang penuh susu dan madu, sungainya mengalirkan emas dan sebagainnya,”tegas HYU

Dijelaskan HYU,’’Terkait video viral di medsos yaitu oknum anggota TNI yang menginterogasi serta melakukan penganiayaan terhadap masyarakat Papua. Saya dengan tegas menolak aksi – aksi kekerasan di Papua hal tersebut tidak dibenarkan oleh Hukum yang berlaku di NKRI, saya juga meminta oknum anggota TNI tersebut untuk bisa di Proses sesuai dengan Hukum yang berlaku.

Sebab video tersebut  bisa di pakai oleh kelompok – kelompok yang selama ini kontra dengan pemerintah untuk di goreng –  goreng dan menciptakan konflik horizontal di Tanah Papua.

Saya juga memberikan apresasi sebesar- besarnya kepada Bapak Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan yang dalam pernyataan – penyataan Persnya sudah melakuan klarifikasi terhadap aksi oknum TNI tersebut, karena hal tersebut dapat mencederai institusi TNI dan Bapak Panglima menyampaikan bahwa oknum tersebut akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tidak hanya itu Bapak Panglima juga  menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang ada Tanah Papua atas kejadian tersebut yang mencoreng upaya – upaya negara dalam mensejahterakan masyarakat yang ada Di Tanah Papua.

Menurut saya sikap tegas yang di ambil oleh Bapak Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan patut di apresiasi oleh masyarakat Papua.

Sebab ini lah sikap pemimpin milter yang sangat humanis dan diberkati Tuhan. Serta menjadi contoh bagi para pemimpin – pemimpin yang ada di Tanah Papua. Sehingga cepat bertindak untuk meredam konflik dan gejolak yang terjadi lebih besar lagi dengan melakukan langkah – langkah preventif.

Saya juga ingin meyampaikan bahwa oknum masyarakat Papua yang mendapatkan interogasi dan penganiyaan oleh oknum anggota TNI itu adalah merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) pimpinan Egianus Kogoya yang bertentangan dengan NKRI dan selalu melakukan kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan.

Mereka tidak hanya menembak mati aparat TNI/POLRI yang bertugas di wilayah Papua Pegunungan namun mereka juga melakukan kegiatan – kegiatan kriminal lainnya yang yang meresahkan masyarkat setempat.

Karena pendekatan – pendekatan kekerasan tidak dapat menyelesaikan persoalan justru akan menimbulkan kekerasan – kekerasan baru lagi yang jauh lebih besar.

Oleh sebab kita harus mengunakan pendekatan Cinta Kasih sebab akan melahirkan Cinta kasih dan perdamain serta kesejahteraan.

Oleh sebab itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Papua untuk bersama – sama meberikan dukungan kepada TNI/POLRI agar supaya kelompok KKB tersebut bisa mendapatkan Tindakan hukum yang terukur kepada kelompok tersebut.

Kehadiran TNI dan Polri di Tanah Papua sangatlah penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga masyarakat tidak menjadi Barbar atau main hakim sendiri terhadap tindakan – tindakan hukum yang ada di masyarakat.

Bulan Suci Ramadhan serta ibadah Paska Yesus kristus ini mari kita sama – sama sebagai masyarkat Papua serta komponen masyarakat lainnya untuk bisa menjaga Kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua.

Saya juga meminta kepada masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk jangan terprovokasi dengan isu video viral tersebut karena isu tersebut sudah ditangani oleh aparat penegak hukum untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Ditambahkan, HYU mencurigai bahwa ada kelompok – kelompok tertentu yang sedang memanfaatkan isu viral tersebut untuk memancing emosional masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk membuat Papua membara dan terbakar lagi.

Mereka ingin menciptakan situasi di Tanah Papua tidak kondusif sehingga konflik dengan memanfaatkan isu isu serta gejolak – gejolak sosial yang ada Di Tanah Papua.

Saya juga meminta kepada semua  elemen masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk kita sepakat dalam menjaga Tanah Papua sebagai Tanah Damai dan menolak Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) di Tanah Papua yang selalu membuat kekacauan dan kekerasan.

Dan jangan terpengaruh dengan aksi – aksi demonstrasi yang di lakukan oleh kelompok – kelompok tertentu dengan memanfaatkan isu video viral oknum TNI yang menganiaya anggota KKB.

Dan sampai saat ini Tanah Papua dalam keadaan aman dan kondusif karena TNI/POLRI selalu berada di Garda paling terdepan dalam mengawal Kamtibmas di Tanah Papua,”tutup HYU

 

 

 

 

Berita Lainnya untuk Anda

Tinggalkan Komen